Dampak Yang Sering Muncul Dari Imunisasi Bayi

Biasanya seorang bayi akan mengalami hal yang cukup menyakitkan ketika melakukan proses imunisasi yang akhirnya menyebabkan beberapa masalah yang cukup sering terjadi pada bayi.

Walaupun memang imunisasi bayi merupakan sebuah hal yang sangat penting untuk dilakukan untuk memastikan bayi terhindar dari berbagai penyakit berbahaya yang mungkin mengancam nyawanya jika sampai memasuki tubuh bayi dari berbagai hal termasuk paparan udara yang membawa penyakit tersebut.

Namun memang proses ini cukup menyakitkan bagi bayi sehingga bayi lebih sering mengalami efek samping yang sebenarnya normal terjadi pada bayi namun hanya tingkatannya berbeda pada tiap bayi yang mengalaminya dan membuat penanganan tersendiri pada tiap bayi.

Dampak Yang Sering Muncul Dari Imunisasi Bayi

Efek efek yang cukup sering muncul setelah dilakukannya imunisasi ini biasanya akan terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama sehingga hal ini tidak perlu dikhawatirkan terlalu besar sehingga bayi bisa sehat lebih cepat.

Namun jika dampak dari imunisasi bayi ini berlangsung terlalu lama ada baiknya orang tua mengantarkan bayinya ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan yang lengkap sehingga diketahui apa yang terjadi pada bayi.

Karena beberapa bayi bisa saja mengalami dampak alergi dari proses imunisasi tersebut hingga beberapa sebab yang lain dan memiliki dampak yang cukup parah. Dan berikut ini Wyeth Parenting Club memberikan beberapa efek samping yang cukup sering muncul dan mengancam kesehatan bayi terlalu lama.

 

  • Terjadinya demam

Hal ini menjadi salah satu hal yang paling sering terjadi sebab kekebalan tubuh yang agak turun dari proses masuknya obat imunisasi yang tengah membangun ulang kekebalan tubuh bayi.

Jadi demam ini sebenarnya normal hanya tinggal bagaimana orang tua menanganinya hingga demam bayi ini tidak terlalu lama sekaligus mereda dalam waktu yang tidak terlalu lama. Orang tua cukup memberikan beberapa obat yang sudah dianjurkan oleh dokter sebelumnya sehingga bayi tidak lama mengalami demam ini.

  • Bengkak pada bagian imunisasi

Ini cukup sering terjadi sebab suntikan yang dilakukan memang meninggalkan bekas lubang yang cukup kecil namun terjadi sedikit iritasi dari udara yang melewati luka bekas suntikan tersebut.

Hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena memang ini menjadi hal yang cukup normal untuk terjadi dan biasanya akan hilang dengan sendirinya bersamaan dengan hilangnya luka bekas suntikan tersebut.

  • Bayi yang mudah lelah

Kelelahan yang dialami bayi biasanya disebabkan oleh dampak kekebalan tubuh yang sedang turun dan dibangun ulang untuk menangkal berbagai penyakit berbahaya.

Energi yang ada pada tubuh bayi sebagian besar akan dialihkan kepada proses pembentukan kekebalan tubunya sehingga bayi akan lebih mudah lelah karena dampak imunisasi yang sudah dilakukannya.

Demikian beberapa efek samping yang mungkin terjadi dari imunisasi bayi yang tidak perlu dikhawatirkan karena memang merupakan hal yang wajar terjadi.

Advertisements

Cara Membersihkan Kompor Gas Agar Bersih Sempurna

Saat ini hampir semua rumah menggunakan alat masak berupa kompor gas. Pengalihan bahan bakar minyak bumi menjadi gas ikut mengubah alat masak utama yang digunakan para ibu. Kompor gas juga memberikan kelebihan dibanding kompor minyak dalam hal kecepatan matang makanan yang dimasak. Meski kompor gas dirancang lebih modern dan praktis, namun tetap juga harus dibersihkan secara rutin agar tetap awet dan terjaga kualitasnya. Cara membersihkan kompor gas yang dilakukan satu orang dapat berbeda dengan orang yang lainnya, yang terpenting hal tersebut wajib dilakukan secara rutin.

Kompor gas yang beredar di pasaran memiliki bentuk dan model yang berbeda-beda. Ada yang memiliki satu tungku, 2 tungku bahkan 4 tungku tergantung besar dan kecil kompor tersebut. Pada prinsipnya kompor ini menggunakan bahan bakar gas yang terhubung dengan selang panjang. Kerapian dan kebersihan menjadi kunci keselamatan karena penggunaan tabung gas yang berbahaya jika mengalami kebocoran akibat kurang bersihnya bagian kompor atau selang yang menyebabkan selang tidak rapat terkunci.

Cara Membersihkan Kompor Gas Yang Dapat Anda Lakukan

Cara membersihkan kompor gas yang benar berikut ini dapat Anda lakukan agar kompor gas dan perangkatnya bersih sempurna sehingga keselamatan dan kesehatan dapat lebih terjamin :

  1. Lepaskan bagian-bagian kompor gas.
  2. Siapkan air rendaman sabun dan sikat.
  3. Sikatlah bagian-bagian dalam kompor kemudian bilas menggunakan air bersih.
  4. Untuk bagian luar atau lapisan atas kompor, gunakan kain basah dan sabun untuk membersihkannya.
  5. Bagian selang juga perlu dibersihkan menggunakan air sabun terutama di kedua ujungnya.
  6. Pasangkan kembali setelah semua bagian benar-benar kering.
  7. Pastikan selang terkunci rapat menggunakan seal pengunci.
  8. Cobalah kompor sebelum menggunakannya untuk memasak kembali.

Itulah cara membersihkan kompor gas dengan sempurna agar bagian atas dan bawah kompor bersih dan terawat. Gunakan sabun Sunlight untuk membersihkan dan menyikat bagian-bagian kompor. Sunlight efektif mengangkat kotoran dan sisa minyak yang menempel pada kompor dan selang tabung. Dengan kompor gas yang bersih, maka kegiatan memasak menjadi lebih menyenangkan dan pastinya kesehatan dan keselamatan lebih terjamin.

Makanan Untuk Perkembangan Janin Dari Minggu Ke Minggu

Memiliki anak yang sehat dan cerdas merupakan dambaan setiap orang tua. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar anak tumbuh sehat dan cerdas adalah dengan memberikannya asupan makanan yang sehat dan bergizi. Tidak hanya ketika sang anak berada dalam tahap tumbuh kembang, memberi asupan anak ketika anak masih berada di dalam kandungan juga penting karena perkembangan janin dari minggu ke minggu juga dipengaruhi oleh asupan gizi yang diperoleh dari sang ibu. Maka dari itu untuk menjaga tumbuh kembang sang anak seorang ibu hamil juga harus makan makanan bergizi ketika hamil agar nantinya sang anak tumbuh sehat dan cerdas.

Makanan pertama yang harus dimakan oleh ibu hamil untuk menjaga perkembangan janin dari minggu ke minggu yang pertama adalah makanan yang mengandung asam folat. Asam folat sangat penting untuk ibu yang sedang hamil karena asam folat ini berguna untuk mencegah bayi tumbuh cacat. Asam folat ini juga sebaiknya dikonsumsi bagi wanita yang tengah merencanakan kehamilan. Asam folat dapat ditemukan di berbagai jenis makanan seperti pada sayuran yang memiliki daun misalnya saja pada bayam dan pada kacang-kacangan seperti pada kacang polong. Asam folat juga dapat ditemukan di sereal, buah-buahan, kentang, biji bunga matahari, jeruk, tomat, telur dan gandum. Asupan asam folat yang disarankan sebelum dan selama kehamilan yaitu 0.4 mg perhari. Selain sayuran mengandung asam folat, sayuran juga mengandung zat besi yang penting untuk ibu hamil. Zat besi ini berguna untuk produksi hemoglobin dalam darah.

Jenis asupan yang kedua untuk perkembangan janin dari minggu ke minggu adalah air mineral. Air mineral sangat penting untuk mengantar nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu kepada janin yang ada di kandungannya. Apabila seorang ibu hamil kekurangan air mineral dapat meningkatkan resiko bayi yang dikandungnya lahir prematur. Selain itu kekurangan mineral bagi ibu hamil dapat menyebabkan pembengkakan berlebih, konstipasi, dan hemoroid. Makanan yang perlu dikonsumsi ibu hamil yang selanjutnya yaitu olahan susu. Susu sangat perlukan bagi janin untuk pertumbuhan sel, karena dalam susu terdapat protein yang berguna untuk pertumbuhan sel. Makanan yang dibutuhkan untuk ibu hamil selanjutnya yaitu daging tanpa lemak. Di dalam daging terdapat zinc dan protein hewani yang sangat penting untuk ibu hamil. Selain daging, ikan juga jenis makanan yang mengandung protein hewani lainnya yang dianjurkan dikonsumsi bagi ibu hamil. Ikan juga mengandung omega 3 yang berguna untuk kesehatan otak anak.

Selain makan makanan yang bergizi selama hamil untuk menjaga perkembangan janin dari minggu ke minggu, ibu juga harus memperhatikan produk perawatan sang anak. Ibu bisa memilih produk perawatan bayi dari Zwitsal sebagai pilihan. Produk ini menawarkan berbagai varian produk dengan kegunaannya masing-masing bagi buah hati ibu.

Sumber rekomendasi : Perkembangan Janin Minggu 1-40 (Bagian 1)